Terpopuler:

Kiat Menjaga Kesehatan Kulit Wajah

03 Desember 2018 - Kategori Blog

Kiat Menjaga Kesehatan Kulit Wajah

Bertambahnya umur dari 30 tahun ke atas biasanya menjadi kekhawatiran untuk hampir semua kaum hawa, ini sebab di usia tersebut mulai munculnya garis-garis halus pada wajah yang menandakan bahwa tubuh sedang merasakan proses penuaan.

Salah satu kendala terbesar un­tuk mengawal penampilan ialah umur. Seiring meningkatnya usia, kendala untuk men­jaga penampilan juga kian bertambah. Pada umur pertengahan, secara umum penampilan jasmani kita bakal ditandai dengan munculnya flek hitam, kerutan, dan kantung mata yang melebar, alias mata panda.

Beberapa risiko ini susah dihindari, kecuali kita sebelumnya memang me­miliki kesadaran sarat untuk mengawal kesehatan kulit wajah demi mempunyai kulit wajah kencang dan tampak tahan lama muda.

Sebenanya menurut sekian banyak sum­ber ilmiah keriput tidak tidak jarang kali datang sebab bertambahnya usia, dokter Listiani yang telah 40 tahun berkeci­mpung di dunia kosmetika kecantikan, menjelaskan, ada hal lain yang mem­pengaruhi situasi kulit seseorang. Hal ini diakibatkan tingginya stres, bersitan sinar matahari, radikal bebas, dan sinar UV.

“Dalam suasana tersebut bilamana kulit tidak diasuh dengan baik maka kulit akan meningkat kering dan tam­pak lebih tua. Kulit yang mulus dan halus bakal menjadi kusam, keriput atau ku­rang elastis. Dan garis kerut kulit ini menjadi urusan yang mena­kutkan, karena dirasakan men­jadi penyebab utama tidak menariknya penampilan,” cerah Listiani, di Jakarta be­lum lama ini.

Kenda­ti demikian untuk menanggulangi persoalan penua­an dan kerutan wajah tidak sedikit cara, mulai dari teknik alami laksana rutin berolah­raga, mengontrol tingkat stres, dan mengon­sumsi jenis makanan yang sehat dan bernu­trisi. Atau mengguna­kan cara-cara instan laksana mengon­sumsi obat, pemakai­an skin care, dan menjalani suntik botoks.

Cara tidak alami guna merawat kulit wajah dianjurkan untuk dihindari sebab sangat besar risikonya me­rusak kulit wajah tersebut sendiri. “Perlu diper­hatikan bahwa bahan-bahan kimia yang terkan­dung dalam obat mau­pun skin care juga dapat memberikan efek samping yang berbahaya untuk tubuh. Bagi itu, kaum perempuan harus cerdas dalam memilih produk obat atau skin care yang digunakan. Pilihlah produk dengan ba­han-bahan natural yang aman untuk kese­hat­an,” jelas List­iani.

Un­tuk menjawab keperluan ter­sebut sekarang di pasaran sudah tidak sedikit beredar produk skin care dengan bahan alami, salah satunya Dermeva Anti-Aging Cream, dalam peluncurannya, produk ini dianggap 100 persen memakai bahan alami.

Ruth Andesita, Marketing Mana­ger PT Dermeva Kosmetik Indonesia menjelaskan, kandungan dalam produk Anti-Aging Cream teranyar ini, mengan­dung bahan alami diantaranya Di­palmitoyl Hydroxyproline yang ada pada pohon Aminovecto, mengan­dung hidroksiprolin yang adalahkomponen utama kolagen bermanfaat untuk melembabkan sekaligus mem­berikan pengencangan tiga kali lipat.

Jania Rubens Extract berbahan dasar Taurin yang berasal dari sayur­an guna memenuhi keperluan kulit yang tidak jarang kali aktif. Acetyl Hydroxypro­line ampuh menunda penuaan yang diakibatkan paparan sinar UV dan oksidasi stres. “Ser­ta Natto Gum yang mempunyai efek pelembab duratif guna melembutkan kulit wajah dan mening­katkan keawetan terhadap lingkungan buruk,” jelas Ruth.

Bahan-bahan dasar natural itu diproses memakai teknologi klinis terbaru. “Ke­sehatan pasti menjadi urusan yang utama, oleh karena tersebut kami merancang produk ini dengan formulasi bahan-bahan dari Jerman dan Prancis, laksana Lactococcus Ferment Lysate yang dapat menstim­ulasi pembaruan selaput kulit dengan teknologi Probiotik,” sambungnya.

Jangan Percaya Mitos

Tak dipungkiri tidak sedikit orang yang sekarang lebih ingin memercayai be­ragam mitos perawatan kulit. Percaya atau tidak, kerutan atau adanya flek hitam di wajah yang mengganggu kein­dahan wajah wanita, tak tidak jarang kali dikare­nakan meningkatnya umur.

Faktanya memang penyampaian sinar matahari ialah alasan utama kerusak­an pada kulit yang tak terlindungi de­ngan baik. Pada 2012, The New England Journal of Medicine menerbitkan potret seorang sopir truk berusia 69 tahun yang sekitar 28 tahun terakhir menge­mudi melulu sisi kiri wajahnya saja yang terkena sinar matahari.

Foto itu baru-baru ini kembali hadir dan viral sebab secara nyata menunjukan efek negatif dari penyampaian sinar matahari pada kulit wajah. Menu­rut laporan yang diterbitkan, lelaki ter­sebut menunjukan fenomena asimtomatik penebalan dan kerutan pada kulit di sisi kiri wajahnya yang terjadi secara perla­han-lahan dalam 28 tahun.

Mitos yang lumayan krusial lainnya merupakan sering membasuh muka guna meyakinkan kulit kita tetap terjaga kebersihannya, dan meyakinkan muka yang terasa berminyak hilang.

Tapi, membasuh atau mencuci minyak alami terlalu tidak jarang justru dapat membuat kulit kering, iritasi, pH pada kulit berubah, kulit yang sehat mempunyai kadar pH antara 4,2 sampai 5,5. Dengan tingkat keasaman tadi, kulit wajah bakal terhindar dari bakteri, virus, serta mem­bantu kulit guna tetap lembab.

Disarankan waktu membasuh muka yang ideal ialah dua kali sehari yakni, ketika pagi dan malam hari sebelum istirahat, dan memakai sabun pen­cuci muka yang cocok dengan kenya­manan kulit Anda.

Kemudian mitos yang sering dilaku­kan juga merupakan anggapan konsumsi minum air dapat mengeluarkan racun dan kotoran dari dalam, sampai-sampai kulit dapat tampak bersinar. Tapi, tidak lumayan dengan air saja. Anda butuh memberi­kan sentuhan perawatan ekstra supaya kulit terasa lebih lembab dan sehat. ima/R-1

Asupan Penting
Beberapa bahan makanan pun dikenal sebagai jenis makanan anti-aging, simak inilah ulasannya.

Delima merah (pomegranate)
Polifenol yang ada dalam buah ini dapat melawan radikal bebas dan vitamin C yang tinggi dapat melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Sementara itu, senyawa pulicanagin akan menolong tubuh menyimpan kolagen dan mengawal kesehatan jaringan kulit.

Semangka
Kandungan vitamin A, C, dan E yang tinggi dalam semangka menjadikan buah ini efektif untuk menangkal kulit keriput. Tak melulu merawat kulit, semangka pun dapat menjadi ja­waban guna masalah seksual pasangan yang tengah melewati proses penuaan.

Kacang kaya bakal protein, serat, dan omega-3 tetapi bebas dari lemak bosan juga mempunyai peran penting mengawal wajah cantik wanita. Berbagai jenis kacang-kacangan se­perti kacang merah, kacang almond, kacang tanah, dan kacang mete ialah pilihan yang tepat untuk menangkal penuaan dini.

Bayam
Jenis sayuran hijau tua, khususnya bayam, mempunyai segudang guna untuk mengawal keremajaan tubuh. Kandungan fitonutrien pada sayur ini bakal membantu mengayomi kulit dari sinar UV matahari.

Dark chocolate
Untuk menemukan khasiat tahan lama muda, jajaki konsumsi dark chocolate. Camilan sehat yang satu ini kaya antioksidan, Anda juga tak butuh lagi merasa bersalah andai sedang hendak ngemil makanan gurih ini. Pasalnya ketim­bang milk chocolate atau white chocolate yang berisi sekian banyak bahan tambah­an laksana gula dan lemak, dark chocolate ialah cokelat murni, yang minim ekstra perasa.

#drwskincare 

, , , , , , , ,